Minggu, 14 Juli 2013

BLSM untuk rakyat atau untuk partai politik ?



Sebelum membahas BLSM untuk rakyat atau untuk partai politik, sebaiknya kita menyimak bagaimana cara BLSM disalurkan. BLSM disalurkan dalam dua termin. Pemerintah akan menyalurkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) dalam dua termin. Dengan tiap terminnya sebesar Rp.300 ribu per rumah tangga sasaran untuk 15,5 juta rumah tangga miskin dan hamper miskin. Penyaluran BLSM tersebut akan disalurkan pada Juni-Juli dan September 2013. Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Armida S Alisjahbana menuturkan, kesepakatan pemerintah dan Badan Anggaran Adalah anggaran BLSM senilai Rp. 9,3 triliun dialokasikan bagi masyarakat miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM bersubsidi selama empat bulan. Namun, dalam teknis pelaksanaannya, pemerintah langsung membagi dalam dua termin, yakni termin pertama pada Juni atau Juli dan termin berikutnya pada September 2013 dan masing-masing per rumah tangga Rp. 300 ribu.
Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) menegaskan, rakyat jangan tertipu dengan langkah pemerintah yang membagikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), terkait dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu dikatakan Ketua Umum SRMI Marlo Sitompul. Menurutnya, rakyat dituntut harus tetap kritis, pasalnya BLSM itu bukanlah solusi. "Rakyat jangan terhalusinasi dengan adanya BLSM. Karena apa yang didapatkan dari BLSM ini, tidak sebanding dengan kebutuhan hidup yang makin berat saat ini," kata Marlo, saat dihubungi Sindonews, Sabtu (29/6/2013). Menurut Marlo, saat ini rakyat tidak bodoh lagi dan mampu mencerna apa maksud dari pemerintah memberikan BLSM. "Rakyat saat ini sudah pintar dan tak akan mudah dimanfaatkan oleh Demokrat atau partai lainnya, sebagai bahan untuk mendongkrak suara mereka di (Pemilu) 2014 mendatang," ungkapnya.
            Lebih lanjut dia mengatakan, BLSM ini merupakan bentuk pemiskinan yang tengah dilakukan oleh rezim saat ini dan sarat dengan muatan politisnya. "Pastinya, tidak ada jaminan bagi parpol, dapat mengambil hati rakyat terkait pembagian BLSM ini. Rakyat juga paham, kenapa harus mengambil BLSM ini, karena jika tidak diambil tentunya akan dimanfaatkan parpol untuk kepentingan mereka," pungkasnya. Peneliti LIPI Siti Zuhro menyatakan prihatin atas langkah pemerintah yang hanya bisa menaikkan harga BBM ketimbang mencari solusi yang ampuh dan tidak menyengsarakan rakyat. Dia mencatat, secara politik mulai dari pemerintahan Orde Baru (Orba) sampai di era reformasi sekarang ini selalu saja menganggap menaikkan harga BBM sebagai solusi yang ideal. "Di era reformasi yang multi partai seharusnya partai menjadikan agenda mensejahterakan rakyat sebaga isu nasional. Bukan malah mendukung langkah pemerintah menaikan harga BBM. Seharusnya mereka mencari formula ekonomi agar rakyat sejahtera, bukan keputusan politik," ujarnya. Dukungan parpol terhadap kebijakan pemerintah tersebut menurut dia, menunjukkan bahwa partai politik tidak memiliki ideologi yang jelas, terutama dalam membela rakyat. Bahkan parpol membiarkan pemerintah menerapkan program BLSM yang sifatnya sedekah.
"Padahal BLSM itu melecehkan masyarakat. BLT dan BLSM menempatkan masyarakat sebagai pihak yang dilecehkan dan  parpol membiarkan pelecehan-pelecehan  itu terjadi secara terus menerus," kata Siti Zuhro. Menurut dia lagi, daerah tentu merasakan dampak kenaikan harga BBM ini. Hanya bagaimana kebijakan itu membuat daerah siap dan tidak resisten. Sementara sudah ada resistensi kebijakan itu di daerah. Menimbulkan ketidaknyamanan. Ini berbahaya, ujarnya. "Pasti ada gejolak. Implikasi ekonomi akan bersambut dengan gejolak politik di daerah. Pimpinan daerah dari partai di luar koalisi bisa melakukan perlawanan ketika mereka mencium ada dusta dibalik kebijakan tersebut," kata Siti Zuhro lagi.
Sumber :
2.      Koran Investor Daily selasa, 18 Juni 2013 hal 20

Kenaikan harga BBM



Dalam keputusan yang diumumkan ileh menteri ESDM Jero Wacik pada Sabtu Malam pukul 22:00 dikantor Kementrian Koordinator Perekonomian, harga bahan bakar minyak jenis bensin naik menjadi Rp. 6500,- per liter dan solar Rp. 5500,- per liter. Harga tersebut berlaku mulai dini hari pukul 00:00 WIB. Hadir dalam konferensi pers tersebut menteri perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Chatib Basri, Mentri Negara PPN dan Bappenas Armida S. Alisjahbana, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Perindustrian M.S.Hidayat, Menko Polkam Djoko Suyanto dan lainnya. Hatta membuka pengumuman tersebut dengan menyampaikan sejumlah alasan yang mendorong pemerintah membuat keputusan tersebut.”ini keputusan yang sullit bagi pemerintah, tetapi harus diambil”, ujarnya
Hatta mengatakan keputusan ini diambil pemerintah untuk menyehatkan fiscal. Jika konsumsi BBM tidak dikendalikan memlalui penaikan BBM harga, konsumsi BBM hingga akhir 2013 bisa menembus 53 juta kiloliter(kl) dan beban belanja subsudu BBm berpotensi mencapai Rp.250 triliun-Rp.296 triliun. Menurut Menteri Keuangan Chatib Basri kenaikan harga BBM bersubsidi akan menyehatkan fiscal Indonesia. Fiscal yang sehat itu diyakini menjadi modal untuk kembali menarik kepercayaan pasar di tengan sentiment pelarian modal keluar(capital outflow) sebagai imbas kebijakan Amerika Serikat mengurangi stimulus moneter dengan memangkas pembelian Obligasi dan beliau mengatakan keputusan kenaikan BBM tepat dengan kondisi seperti ini. Disamping alas an subsidi kurang tepat sasaran, kalau kita mau lihat fiscal kita sehat, BBM harus dinaikkan dengan beban subsidi yang besar, resiko capital reserversal (penarikan Modal) itu berpotensi terjadi.
Terpisah, anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat Achsanul Qosasi menilai penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sama halnya dengan mendukung orang mampu dan penyelundup."Sebanyak 70 persen bahan bakar minyak bersubsidi tidak dinikmati masyarakat miskin, yakni 10-20 persen digunakan orang mampu dan sisanya dinikmati penyelundup. Sehingga apabila ada yang menolak kenaikan harga BBM ini artinya mendukung penyelundup, mendukung orang mampu," kata Achsanul.Achsanul mengatakan, atas dasar alasan tersebut maka kenaikan harga BBM bersubsidi layak dilakukan pemerintah, selain untuk menyehatkan fiskal.Dia menyatakan bahwa sejak 2010 hingga 2013, pemerintah telah berhasil meningkatkan penerimaan negara, dengan penerimaan terbesar ada pada 2013. Namun, pernyataan Achsanul mendapat sanggahan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP Arya Bima. Menurut Arya, 40 persen pengguna BBM bersubsidi merupakan sepeda motor roda dua atau merupakan masyarakat kurang mampu.
"Itu data resmi dari BPS. Penyesuaian harga BBM tidak bisa dilepaskan dari konsep liberasisasi ekonomi, seolah-olah rakyat yang menggunakan BBM itu merupakan beban subsidi pemerintah," ucap Arya. Arya mengatakan bahwa seharusnya pemerintah bisa memberikan hak rakyat atas konsumsi BBM yang diperoleh dari kekayaan alam Indonesia. Di sisi lain anggota Komisi XI dari PDIP Maruarar Sirait meminta Achsanul Qosasi menarik kembali ucapannya yang menyatakan penolak kenaikan harga BBM bersubsidi sebagai pendukung penyelundup. Menurut dia hal itu tidak relevan.

Sumber :
1.http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt51bed2c7ef619/beragam-pendapat-soal-rencana kenaikan-bbm
2. Koran Bisnis Indonesia No. 9463 Sabtu, 22 juni 2013 hal 1

Senin, 03 Juni 2013

Komentar Jokowi mempidanakan para coreter-coreter


            Menurut saya para coreter itu ada positifnya dan juga ada negatifnya, para coreter yang positif yaitu dengan mengekspresikan apa yang ingin mereka sampaikan melalui gambar dan tulisan yang mereka buat dengan menggunakan jiwa seni yang mereka punya, agar sewaktu-waktu ada anggota atau bahkan petinggi negara yang melewati dinding-dinding tersebut, mereka akan tahu apa yang diinginkan oleh seorang rakyat. Namun coreter juga terkadang meresahkan masyarakat dengan coretan-coretan yang tidak seharusnya seperti corean yang berbau pornografi dan lain sebagainya.

Menurut saya seharusnya para coreter yang positif bukan dipidanakan tetapi diberi tempat atau wadah untuk mengekspresikan apa yang mereka inginkan dan mereka sampaikan, sebelum mereka diberikan tempat sebaiknya mereka diberikan pengarahan apa yang boleh diekspresikan dan apa yang tidak boleh diekspresikan, agar tidak meresahkan masyarakat dengan adanya gambar atau tulisan yang kurang baik.

Gonjang-ganjing kenaikan harga BBM Bersubsidi


            BBM sangat dibutuhkan oleh semua masyarakat entah itu dari kalangan atas, menengah maupun dari kalangan bawah. Kenaikan harga BBM bersubsidi ini sangat meresahkan warga khususnya bagi warga yang berada pada kalangan bawah karena dengan kenaikan harga BBM Bersubsidi ini menjadi pemicu kenaikan harga lainnya seperti bahan pokok sembako, biaya operasional usaha juga akan ikut menjadi naik, maka sebab itu rakyat, khususnya rakyat dari kalangan bawah menjadi kritis akan kehidupan sehari-hari dan secara tidak langsung pemerintah membunuh rakyatnya.

            Menurut saya lebih baik pemerintah mengurusi para koruptor yang selalu memakan uang rakyat dan selalu merugikan negara ini dengan kelakukan yang tidak pantas ditiru. Mungkin pemerintah tidak akan merasakan hidup miskin itu seperti apa, akan tetapi jika pemerintah masih mempunyai hati nurani maka pemerintah akan selalu melihat dampak negatifnya dari kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut. Pemerintah harusnya memberi aturan kepada masyarakat agar BBM Bersubsidi hanya diperuntunkan oleh rakyat dari kalangan bawah saja bukan untuk kalangan menengah keatas, jika ada masyarakat dari kalangan menengah keatas menggunakan BBM Bersubsidi maka pemerintah harus mengenakan sanksi kepada orang tersebut.

Persiapan menghadapi UTS


UTS itu menurut saya mengulang kembali mata kuliah yang telah di sampaikan dan diajarkan oleh setipan dosen kepada mahasiswanya agar mahasiswa tersebut tidak mudah lupa dengan materi yang telah disampaikan oleh dosen. Adapun persiapan untuk menghadapi UTS ( Ujian Tengah Semester ) yang saya lakukan adalah

  • ·         Menjaga kesehatan agar sewaktu ujian atau UTS kondisi tubuh tetap vit dan tidak mudah drop
  • ·         Mengumpulkan photocopy dan catatan yang diberikan oleh dosen sebelumnya
  • ·         Membaca buku paket atau buku tambahan mata kuliah yang akan diujikan
  • ·         Membuat ringkasan materi yang mudah dimengerti terutama mudah dimengerti oleh kita yang membacanya dan memahaminya
  • ·         Memahami contoh-contoh yang ada pada materi yang akan diujikan tersebut dan
  • ·         Berdo’a sebelum dan sesudah memahami atau menghafal mata kuliah yang akan diujikan

Progress PI


Progress PI saya yaitu tentang pembuatan aplikasi parkir yang ditujukan untuk kampus Universitas Gunadarma yang dikhususkan pada kampus G yang bertempat dikelapa dua sebelum lampu merah. Aplikasi ini dibuat dengan tampilan yang sederhana namun bisa meminimalkan hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan dan lain sebagainya. Saya membuat aplikasi ini, karena saya melihat di Universitas Gunadarma banyak mahasiswa yang kehilangan motor. Menurut saya pengawasan yang ada di universitas gunadarma dalam hal parkir itu kurang aman, karena tempat parkir yang masih menggunakan sistem pencatatan manual dan juga jika salah satu dari mahasiswanya tidak membawa STNK, mahasiswa hanya cukup membayar seribu rupiah (Rp. 1.000) atau dua ribu rupiah (Rp. 2.000) saja. Hal ini tidak menutup kemungkinan jika ada dari salah satu mahasiswa yang kehilangan motornya.
Aplikasi ini menggunakan VisualBasic.NET Express 2010 dan Microsoft Accsess 2007 untuk membuat databasenya. Aplikasi ini hanya dibuat untuk penginputan data plat nomor motor saja, karena mahasiswa gunadarma lebih banyak yang membawa motor dibandingkan mobil, dan cenderung banyak yang mengalami kehilangan motor dibandingkan mobil. Dalam aplikasi ini terdapat Userlogin untuk form utama yang berisi username, password dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi, Form Input yang berisi tentang penginputan data baru, penyimpanan data, penghapusan data, list kendaraan yang sudah diinput dan disimpan, hapus untuk menghapus data yang tidak jadi diinput, tombol back untuk kembali ke form utama, Form Data melihat data yang sudah disimpan, tombol back kembali ke form input, Form Cetak berisi data yang akan dicetak yaitu berupa karcis.

Kamis, 09 Mei 2013

IBU


Ibu…
dalam candamu, kau sembunyikan letihmu
dalam kuatmu, kau sembunyikan sakitmu
tak sedikitpun kau hentikan langkah mu
member harapan baru untukku…

Ibu…
kau wanita cinta pertamaku
yang pertama dalam ruang emas hatiku
selalu tersimpan sampai akhir nafasku

Aku tahu…
bukan emas yang kau harapkan
bukan juga setumpuk uang yang kau inginkan dalam kesuksesan serta keberhasilan ku
tetapi, hanya kebahagaiaan akulah yang kau impikan

Aku tahu…
kau menangis karena ulahku
kau sakit dalam mengurusku
maafkan aku

Aku berjanji…
menjadi anak ibu yang bisa membuatmu tertawa dengan lepas
mengganti waktumu untuk ku dulu
karena kaulah aku bisa hidup seperti ini
terima kasih. IBU….
 

Fuji's blog:) © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor