Minggu, 06 Juli 2014

V-Class Pengelolaan Proyek Sistem Informasi



Pree-test

Proyek yang berhasil sangat tergantung pada orang-orang yang terlibat di dalam organisasi proyek tersebut.
Apa saja yang perlu diperhatikan untuk memilih orang-orang tersebut?

1.      Analisis Pekerjaan 
Pekerjaan merupakan komponen dasar bagi struktur organisasi dan merupakan alat untuk mencapai tujuan organisasi. Analisis pekerjaan merupakan suatu proses untuk menentukan isi suatu pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dijelaskan kepada orang lain. 

2.      Rekrutmen, Seleksi dan Orientasi 
Secara umum dapat diutarakan, tenaga kerja yang diperlukan proyek dapat diperoleh dari salah satu atau beberapa sumber, yaitu : 
·   Induk atau anak perusahaan (apabila proyek dimiliki oleh kelompok perusahaan), Daerah sekitar lokasi dan tempat proyek, 
·         Sumber tenaga kerja nasional, 
Sumber tenaga kerja internasional-individual expert, subcontracting, technical assistances, management assistances. 

3.      Produktivitas 
Secara umum yang banyak didapat dalam buku-buku teks, produktivitas mengandug arti sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan (input). 

4.      Pelatihan dan Pengembangan 
Program latihan dan pengembangan bertujuan untuk menutupi gap antara kecakapan karyawan dan permintaan jabatan, selain untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja karyawan dalam mencapai sasaran kerja.

5.      Prestasi Kerja 
Hasil penilaian prestasi kerja (performance appraisal)karyawan dapat memperbaiki keputusan-keputusan personalia dan memberikan umpan balik kepada karyawan tentang pelaksanaan kerja mereka.

6.      Kompensasi 
Cara manajemen untuk meningkatkan prestasi kerja, motivasi, dan kepuasan kerja para karyawan adalah melalui kompensasi. Kompensasi dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka.

7.      Perencanaan Karier 
Dapat dilihat bahwa konsep dasar perencanaan karier seseorang, adalah : 
Karier sebagai suatu urutan promosi atau transfer ke jabatan-jabatan yang lebih besar tanggung jawabnya atau ke lokasi-lokasi yang lebih baik selama kehidupan kerja seseorang. 
Karier sebagai petunjuk pekerjaan yang membentuk suatu pola kemajuan yang sistematik dan jelas (membentuk satu jalur karier). 
Karier sebagai sejarah pekerjaan seseorang atau serangkaian posisi yang dipegangnya selama kehidupan kerja.

Post-test

Tuliskan tugas atau tanggung jawab project manager, project leader dan progremmer pada organsai atau tim proyek sistem informasi ?

Project Manager (Project Manager)
Peranan Project Manager
Menjual Pekerjaan Manajer proyek (SellingT he project Manager Job).
Tanggung jawab  Project Manager secara umum adalah memberikan laporan mengenai rencana dan program yan ada kepada user, manajer tingkat atas dan kepada siapa saja yang memerlukan. Semua informasi dari yang selalu berubah, keuangan, jadwal, orang dan isu perusahaan atau semua hal yang mempengaruhi perusahaa jarus dikomunikasian dengan PM yang akan menyampaikan kepada para anggota tim.

Pimpinan Proyek (Project Leader)
Tanggung jawab Project Leader secara umum adalah Menghasilan produk yang berkualitas adalah salah satu tanggung jawab secara umum dari Project Leader, membuat semua tugas pemrograman, menghasikan produk yang berkualitas, menjalankan aspek kegiatan teknis dari penerimaan, melakukan pemeriksaan pada sistem.

Programmer 
Tanggung jawab Programmer adalah merencanakan bagaimana untuk menguji modul, meng-kode-kan modul, mendokumentasikan modul, lalu mengujinya, melakukan pelatihan dan dokumentasi user, melaporkan perkembangan kepada PL, membantu waktu pengujian sistem dengan mengintegrasikan dan menguji aspek sistem yang termasuk dalam programnya.

Rabu, 25 Juni 2014

Buruh Domestik Separah Kasus TKI



BATAM, KOMPAS.com - Permasalahan buruh di dalam negeri sama parah dan seriusnya dengan berbagai kasus yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. Bentuk permasalahan yakni eksploitasi, ternyata juga dialami tenaga kerja di dalam negeri. Ada persoalan di negara ini di mana apa yang dialami pekerja dalam negeri sama seriusnya dengan yang dialami TKI di luar negeri. "Ini terjadi karena jaminan perlindungan yang menjadi tanggung-jawab negara masih sangat lemah," kata Anggota Subkomisi Mediasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) M Ridha Saleh, Kamis (7/7/2011).
Contoh kasus terakhir adalah penganiayaan terhadap sejumlah pembantu rumah tangga di tempat penampungan PT Tugas Mulia, sebuah agen penyalur pembantu rumah tangga di Batam. Kasus ini terungkap setelah sebagian pembantu rumah tangga lari dari tempat penampungan pada 19 Juni. Fakta yang dihimpun Komnas HAM pasca kejadian, menurut Ridha, setidaknya ada empat hal yang semuanya bermuara pada praktik eksploitasi. Hal itu meliputi perampokan terhadap hak-hak buruh, tindak kekerasan, tindak asusila, dan adanya kasus tenaga kerja meninggal dunia.
Sebanyak sembilan tenaga kerja yang lari dari PT Tugas Mulia telah melaporkan kasus tersebut ke polisi. Sejauh ini, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni Budi Sembiring dan Hodi alias Asiong, masing-masing adalah sopir dan tangan kanan bos PT Tugas Mulia.  
"Tidak menutup kemungkinan, praktik eksploitasi seperti ini juga terjadi di perusahaan-perusahaan lain baik di Batam maupun di kota-kota lainnya," kata Ridha.
Berdasarkan catatan Kompas, eksploitasi tenaga kerja juga terjadi di sebagian perusahaan galangan kapal di Batam yang menyerap ribuan tenaga kerja. Contohnya berupa upah rendah, tunjangan nihil, Jamsostek tak jelas, dan status kontrak dilestarikan dengan cara buruh diping-pong dari perusahaan subkontraktor satu ke perusahaan subkontraktor lainnya.
Ketua Konsulat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Batam Nurhamli menyatakan, terjadi ketimpangan antara tuntutan dan risiko kerja di satu sisi dengan imbalan di sisi lain. Buruh di mata perusahaan hanya dinilai sebagai mesin produksi sehingga biayanya harus ditekan seminimal mungkin.
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam Riky Indrakari, menyatakan, telah terjadi eksploitasi dan perdagangan terhadap buruh galangan kapal. Lemahnya pengawasan mulai dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sampai Dinas Tenaga Kerja Kota Batam menyebabkan pelanggaran terus terjadi.
"Bahkan saya berani bilang, telah terjadi perbudakan atas buruh galangan kapal. Dan ini dilakukan secara serentak oleh berbagai oknum yang mencari keuntungan pribadi," kata Riky.

Berdasarkan keterangan permasalahan buruh seperti kasus di atas, maka analisis yang saya dapatkan yaitu minimnya pengawasan dari komnas HAM dalam mengawasi nasib para pekerja khususnya di Indonesia ini, pengawasan dari komnas HAM sebaiknya dimulai dari mengawasi lembaga penyalur tenaga kerjanya terlebih dahulu apakah lembaga itu sudah memenuhi syarat yang sudah di tentukan kemudian baru mengawasi dan menyeleksi para pekerja dan membekali mereka dengan keahlian dibidangnya, dan aparat kepolisian hendaknya untuk tidak memandang bulu dalam mengawasi dan menjaga masyarakat. Hak buruh di Indonesia diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan no.13 tahun 2003 (UUK no. 13 th. 2003). Hak buruh diantaranya adalah  Hak Atas Upah Layak (Manusiawi) Setiap pekerja berhak mendapatkan upah, hal ini tertuang dalam perlindungan undang-undang perburuhan tentang pengupahan PP No. 8 tahun 1981 dan UU ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003. Hak Atas Jaminan Sosial, Jaminan sosial diberikan kepada seseorang atas resiko sosial yang dialaminya karena bekerja. Jaminan sosial tersebut meliputi: Jaminan Pelayanan Kesehatan, Kecelakaan, Hari Tua, perlindungan hokum dan lain sebagainya. Hak Waktu Istirahat dan Cuti Setiap pekerja berhak mendapatkan waktu istirahat. Waktu istirahat sekurang-kurangnya setengah jam setelah bekerja 4 jam terus menerus dan waktu istirahat tersebut tidak termasuk jam kerja.

Senin, 16 Juni 2014

vclass susunan staff



PRETEST : Apa saja yang perlu diperhatikan pada saat memilih anggota tim proyek? Jelaskan. 
Hal yang harus di perhatikan saat memilih anggota tim proyek yaitu :
  •          Project Manajer
Seseorang yang memiliki komunikasi dengan baik, memiliki pengetahuan tentang manajemen proyek, kemampuan berorganisasi dan kemampuan teknik.
  •           Pimpinan Project
Memiliki pendirian, dapat mengingat detail keseluruhan proyek tersebut, dan memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.Pimpinan proyek akan memimpin keseluruhan wawancara dengan user dan menjadi
pengawas harian bagi programmer.
  •           Programmer
Memiliki kemampuan dibidang programmer dan pengalaman dibidang programmer.
  •          Programmer Ahli
Dapat membuat program-program yang rumit.
  •           Programmer Pemula
Memiliki keahlian komunikasi tim dan komunikasi manajemen.

POSTEST : Jelaskan tugas masing-masing anggota tim proyek.

Tugas masing-masing anggota tim proyek :
  •           Project Manajer
Menentukan apakah sebuah proyek dapat dikerjakan atau tidak dan mengatur anggota tim lainnya sesuai dengan jalannya proyek.
  •           Pimpinan Proyek
Pekerjaan Pimpinan Proyek bersifat teknis dan harus mengingat detail dari keseluruhan proyek.
  •           Programmer
Membuat program sesuai dengan kebutuhan proyek
  •           Programmer Ahli
Membantu para programmer dalam membuat program untuk suatu proyek.
  •           Programmer Pemula
Bekerja sama dengan tim programmer dalam pembuatan sistem yang dibutuhkan oleh proyek.

Senin, 12 Mei 2014

TEST RENCANA TES PENERIMAAN



Soal :
Terdapat 2 pendekatan yang umum digunakan untuk penerimaan yaitu ‘Parallel Run’ dan ‘Penerimaan sedikit demi sedikit’. Sebutkan kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan tersebut!
Jawab :
a.       Parallel Run

Kelebihan :
  • Dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan. 
  • Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu dapat diketahui, mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik jika terjadi suatu masalah. 
  • User dapat melakukan pengecekan data pada sistem lama.
Kekurangan :
  • Masalah kecil dapat membuat anda menjalankan kembali selama ‘X’ hari untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Kadang-kadang sistem software yang rumit tidak pernah 100% di-debug. 
  • Mungkin sulit untuk mencari penyebab dari suatu masalah. Jika 10 user berada pada sistem yang interaktif dan sistem tersebut rusak, ini merupakan tantangan untuk menemukan sistem tersebut rusak. 
  • Tidak ada jaminan bahwa semua kelebihan sistem akan dicoba dalam ‘X’ hari. Penulis pernah melihat sebuah sistem akuntansi yang diterapkan pada awal tahun fiskal baru. Sistem itu berjalan baik selama masa percobaan (6 bulan) sampai mengalami kegagalan pada akhir tahun fiskal ketika akuntan mencoba untuk melakukan tutup buku. Sayangnya garansinya telah habis dan penjual (vendor) tidak mau memperbaikinya. 
  • Biarkan end user masuk ke sistem pada hari pertama yang penerapannya tidak selalu bermanfaat. Karena dalam hal ini faktor penampilan lebih berperan. Seperti dalan roman, kesan pertama sangat penting.  

b.      Penerimaan sedikit demi sedikit

Kelebihan :
  •  User tidak merasa takut tentang semuanya. 
  • Sebuah tindakan dengan tepat siapa yang mengetik ketika masalah terjadi. 
  • Anda dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.
Kekurangan :
  • Memerlukan banyak pekerja untuk menulis ATP (Acceptance Test Plain / Rencana Test Penerimaan). 
  • Dalam beberapa hal pemakai mungkin tidak akrab dengan pendekatan ini, tetapi anda dapat mengakrabkannya dengan metode yang baru. 
  • Seharusnya tidak ada keengganan untuk menerima dan membayar jika metode ini digunakan.
 

Fuji's blog:) © 2010 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor